Langsung ke konten utama

Film Mahasiswi Baru yang Membuat Penonton Tertawa Terpingkal-Pingkal




Apa jadinya, jika seorang Oma kuliah di salah satu Universitas Swasta?
Apakah Oma tersebut bisa beradaptasi dengan teman-temannya yang sudah berusia sama dengan cucunya?

Pada tanggal 01 Agustus 2019,  aku di undang oleh Indonesia Social Blogpreneur (ISB) menonton film Mahasiswi Baru oleh MNC Pitcures di Senayan City. Sebelum menonton filmnya, aku mencari tahu trailernya seperti apa. Dari trailer aku makin penasaran, selucu apakah Tante Widyawati dalam film itu?

Sinopsis :

Film ini berbeda dengan film lainnya lantaran bercerita tentang seorang ibu bernama Lastri (Widyawati) yang sangat ingin menghabiskan masa tuanya dengan berkuliah. Ingin membuktikan niatnya, ia pun mendaftarkan diri di sebuah universitas.

Tidak sekedar belajar dan kuliah, rupanya Lastri juga menjalani kehidupan perkuliahan bak anak-anak kuliah masa kini, selain menimba ilmu, di sana Lastri banyak menemukan pengalaman seru. Bahkan, Lastri pun berteman dengan Danny (Morgan Oey), Sarah (Mikha Tambayong), Erfan (Umay Shahab), dan Reva (Sonia Alyssa).

Kehidupan perkuliahan mereka sehari-sehari selalu mereka lewati bersama-sama, mulai dari mengikuti mata kuliah hingga melakukan hal-hal konyol. Sayangnya, tak jarang mereka menimbulkan kekacauan. Dengan usia yang tak lagi muda namun menjalani kehidupan bak remaja, tentu membuat sang anak Anna (Karina Suwandhi) merasa khawatir. Ia takut ibunya akan menjadi pengacau. Permasalahan pun muncul. Salah satu dekan fakultasnya, Chaerul (Slamet Rahardjo) menyatakan bahwa Lastri tidak layak melanjutkan kuliahnya karena terlalu banyak masalah yang dibuatnya.
 
Film yang akan di tayangkan pada tanggal 8 Agustus 2019, sangat menghibur masyarakat. Dan cocok untuk siapa saja, karena penyajian sangat ringan. Melihat Tante Widyawati yang sudah tidak muda lagi, menggunakan bahasa yang dipakai oleh anak muda seperti “Hai Guys” dan “Yoa Bray” membuat penonton tertawa terpingkal-pingkal. Di tambah pada saat Om Slamet Rahardjo merayu Tante Widyawati, Om Slamet Rahardjo merayu sangat romantis.

Film yang di Sutradari oleh Monty Tiwa, bergenre Komedi ini sangat menghibur. Aku saja, yang menonton tidak berhenti tertawa pada saat awal film sampai akhir film. Tidak hanya mengundang ketawa saja, tetapi di film ini perasaan kita juga di aduk oleh kisah yang sangat menyentuh.
Film ini menggandeng 2 orang penulis naskah lainnya untuk berkontribusi, yaitu Jujur Prananto dan Sarahero. Jujur Prananto sendiri dikenal pernah menulis film romantis legendaris Ada Apa dengan Cinta? (2002). Sederet artis pun siap meramaikan film ini seperti Morgan Oey, Mikha Tambayong, Umay Shahab, dan aktris pendatang Baru Sonia Alyssa.

Penasaran, seberapa kocaknya film ini? Tanggal 8 Agustus jangan lupa nonton di Bioskop-Bioskop kesayangan kalian ^_^ .
 
Untuk Trailer bisa klik di sini


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan Ibu Millenial dalam Mengasuh Anak

Yuhu, apa kabar semuanya? Semoga kalian baik-baik saja ya… Ada info terbaru untuk kalian khususnya ibu-ibu Millenial, untuk menciptakan generasi emas. Pada masa pandemic ini, ibu-ibu sangat dianjurkan untuk melindungi anaknya dengan cara memberikan protocol kesehatan. Anak-anak diajarkan untuk membersihkan tangan, tidak hanya membersihkan tangan pada saat sebelum dan sesudah makan saja tetapi setelah beraktivitas di luar. Tidak harus masa pandemic saja ya, dalam kehidupan sehari-haripun seperti itu. Agar anak kita terhindar dari virus dan penyakit, dan menciptakan hidup yang lebih sehat. Tanggal 11 Agustus 2020, aku ikut Webinar di aplikasi Zoom dengan tema “Mencetak Ibu Millenial Pembangun Generasi Emas 2045 di Era Pandemi Covid 19”. Dengan narasumber sbb : -         Hj Khofifah Indar Parawansa,   Ketua Umum PP NU -         Dr Hj Erna Yulia Soefihara,   Ketua   VII PP NU -         Media   Octariana, MCN Asisten Deputi Ketahanan Gizi KIA -         DR. dr. TB. Rachmat Sa

Belajar Science di Anime DR Stone

Hallo teman-teman! Sebelum aku membahas anime jadul (jaman dulu) lagi, aku membahas anime yang aku tonton akhir-akhir ini. Seperti judul yang di atas, aku akan membahas anime DR Stone. Filmnya, rekomen banget karena menurut aku film bergenre Fantasi dan komedi. Biasakan, aku selalu memprediksi anime dengan seri 24 episode akan menjadi anime yang membosankan. Karena, menjelaskan secara ilmiah dan proses juga nama jamur yang beracun dan tidak. Dan ternyata, semua terbantahkan karena ada unsur komedi di anime ini. Awalnya sih, aku ga lihat genrenya apa tahu-tahu ada di laptop aku dan entah kapan aku download ini anime. Karena aku selalu men-download anime berdasarkan rating di myanimelist. Daripada berlama-lama dan kalian akan bosan sama tulisan aku, lebih baik aku langsung menceritakan animenya seperti apa. Sinopsis : 3700 tahun setelah kilatan cahaya misterius mengubah umat manusia menjadi batu, seorang remaja jenius bernama Senku Ishigami bangkit dan menemukan diri

Slam Dunk : Anime Sport Sepanjang Masa

Slam Dunk adalah anime yang membuat aku menjadi lebih bersemangat lagi, sikap pantang menyerah, percaya diri, dan tidak takut kepada musuh membuat aku semakin termotivasi. Walaupun aku jarang sekali suka sama anime sport , entah mengapa jadi suka baik cerita yang didalamnya mengandung komedi dan sedikit romantis.  Anime yang dalam manganya mempunyai jilid 31, animenya 101 episode, dan 4 layar lebarnya yang di karang oleh Takehiko Inoue bercerita tentang Tim Bola Basket dari SMA Shouhoku yang diproduksi oleh TV Asahi dan Toei Animation. Slam Sunk muncul pada manga Shounen Weekly, Di Jepang, komiknya diterbitkan oleh Shueisha dari tahun 1990 hinga 1996, sementara di Indonesia diterbitkan oleh Elex Media Komptindo. Sebelum diterbitkan Elex, komik ini pernah pula diterbitkan oleh Rajawali Grafiti. Sinopsis : Berawal dari Hanamichi Sakuragi yang tidak suka dengan basket karena perempuan ke 50 yang menolaknya, dan mengatakan dia lebih menyukai pria yang suka dengan bas