Langsung ke konten utama

Produk Unggulan Nusantara di Kriyanusa





Hallo teman-teman, ada yang seru nih di blog kali ini. Kali ini, aku sedang membahas tentang event yang mengangkat kerajinan Nusantara. Penasaran, baca ya sampai akhir!

Indonesia banyak sekali kerajinan tangan, baik dalam bentuk seni ukir, batik, tenun, dll. Suku di Indonesia ada 1.340, dan di setiap suku mempunyai kesenian kerajianan masing-masing. Bahkan, di jaman penjajahan Belanda, Belanda mengakui bahwa Indonesia di setiap daerahnya mempunyai produk unggulnya. 

Akan lebih baik, produk-produk tersebut bisa di jual di suluruh Indonesia. Jadi, masyarakat di suatu daerah bisa memperbaiki perekonomiannya dan juga sebagai devisa Negara apabila melakukan ekspor. Kriyanusa membantu masyarakat daerah, untuk memperkenalkan produk daerah ke masyarakat luas. Produk daerah yang tidak kalah dengan produk luar negeri, bahkan dari segi kualitas dan dengan harga yang terjangkau.

Pada tahun 2018, ternyata Indonesia menghasilkan devisa Negara sebesar 1.2 juta dollar AS. Itu membuktikan bahwa, produk-produk Indonesia mempunyai daya saing yang tinggi dan bisa menarik perhatian di kancah internasional. Misalnya seperti tapis dari Lampung, ulos dari Sumatera Utara, mebel kayu dari Jepara, sampai perhiasaan mutiara dari Lombok. 

Selain itu, tidak hanya pengrajin saja diuntungkan penggiat usaha Pariwisata juga di untungkan istilahnya mah simbosis mutualisme. Nah, tahun ini Kriyanusa 2019 ada lagi, dengan tema “Peningkatan Daya Saing Produk Kerajinan Melalui Pengembangan Kreatifitas & Kewirausahaan”. Acara ini diadakan pada tanggal 11-15 September 2019, di Balai Kartini lho.



Jelang pameran, berlangsung “Temu Netizen #KriyaNusa2019 di Kembang Goela Resto, Jakarta tgl 9 Sept yang dihadiri oleh para
expert mengenai kerajinan/kriya Indonesia

Latar Belakang

DEKRANAS berkomitmen untuk melestarikan serta mengembangkan hasil produk kerajinan Indonesia.
Menjaga keberadaan dan kontinuitas produksi produk kerajinan melalui peningkatan ketrampilan pada
generasi muda.

Melakukan pembinaan produk melalui peningkatan kualitas, desain, produksi dan penggunaan teknologi
baru agar dapat meningkatkan daya saing.

Menanamkan rasa cinta dan bangga masyarakat Indonesia terhadap penggunaan produk kriya Indonesia.
Mempromosikan produk kerajinan terbaik dari seluruh daerah di Indonesia dalam rangka meningkatkan
pangsa pasar hasil produk kerajinan daerah, melalui pameran baik dalam negeri maupun luar negeri.

Dalam rangka promosi tersebut, DEKRANAS menyelenggarakan pameran Kriyanusa yang diselenggarakan
setiap tahun dan berkaitan dengan HUT DEKRANAS.

Maksud dan Tujuan

Mempromosikan hasil kerajinan dari seluruh Indonesia dalam rangka meningkatkan target pasar produk
kerajinan daerah.

Sebagai tempat pembelajaran bagi para pengrajin daerah, seperti mengetahui trend perkembangan
produk kerajinan daerah di Jakarta.

Sebagai arena pengrajin daerah untuk melakukan test market di Jakarta.
Menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap perkembangan produk kerajinan yang berasal dari seluruh
daerah di Indonesia.

Meningkatkan rasa cinta dan rasa memiliki, serta bangga kepada masyarakat terhadap penggunaan produk
kerajinan Indonesia.

Kategori Produk

1. Tekstil
2. Keramik
3. Serat Alam
4. Batu-batuan
5. Logam
6. Kayu
7. Bahan baku alam
8. Bahan baku alam olahan
9. Lukisan

Peserta Pameran

Total 246 Stand terdiri dari

1.KEMENTERIAN & BUMN : 37 STAND
2.DEKRANASDA : 170 STAND (34 Provinsi)
3.INDIVIDU : 25 STAND
4.MITRA : 8 STAND
5.ASOSIASI : 6 STAND 




Sudah jelaskan penjelasan di atas, semoga di tahun yang akan datang acara Kriyanusa bisa diadakan lagi aamiin....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan Ibu Millenial dalam Mengasuh Anak

Yuhu, apa kabar semuanya? Semoga kalian baik-baik saja ya… Ada info terbaru untuk kalian khususnya ibu-ibu Millenial, untuk menciptakan generasi emas. Pada masa pandemic ini, ibu-ibu sangat dianjurkan untuk melindungi anaknya dengan cara memberikan protocol kesehatan. Anak-anak diajarkan untuk membersihkan tangan, tidak hanya membersihkan tangan pada saat sebelum dan sesudah makan saja tetapi setelah beraktivitas di luar. Tidak harus masa pandemic saja ya, dalam kehidupan sehari-haripun seperti itu. Agar anak kita terhindar dari virus dan penyakit, dan menciptakan hidup yang lebih sehat. Tanggal 11 Agustus 2020, aku ikut Webinar di aplikasi Zoom dengan tema “Mencetak Ibu Millenial Pembangun Generasi Emas 2045 di Era Pandemi Covid 19”. Dengan narasumber sbb : -         Hj Khofifah Indar Parawansa,   Ketua Umum PP NU -         Dr Hj Erna Yulia Soefihara,   Ketua   VII PP NU -         Media   Octariana, MCN Asisten Deputi Ketahanan Gizi KIA -         DR. dr. TB. Rachmat Sa

Belajar Science di Anime DR Stone

Hallo teman-teman! Sebelum aku membahas anime jadul (jaman dulu) lagi, aku membahas anime yang aku tonton akhir-akhir ini. Seperti judul yang di atas, aku akan membahas anime DR Stone. Filmnya, rekomen banget karena menurut aku film bergenre Fantasi dan komedi. Biasakan, aku selalu memprediksi anime dengan seri 24 episode akan menjadi anime yang membosankan. Karena, menjelaskan secara ilmiah dan proses juga nama jamur yang beracun dan tidak. Dan ternyata, semua terbantahkan karena ada unsur komedi di anime ini. Awalnya sih, aku ga lihat genrenya apa tahu-tahu ada di laptop aku dan entah kapan aku download ini anime. Karena aku selalu men-download anime berdasarkan rating di myanimelist. Daripada berlama-lama dan kalian akan bosan sama tulisan aku, lebih baik aku langsung menceritakan animenya seperti apa. Sinopsis : 3700 tahun setelah kilatan cahaya misterius mengubah umat manusia menjadi batu, seorang remaja jenius bernama Senku Ishigami bangkit dan menemukan diri

Slam Dunk : Anime Sport Sepanjang Masa

Slam Dunk adalah anime yang membuat aku menjadi lebih bersemangat lagi, sikap pantang menyerah, percaya diri, dan tidak takut kepada musuh membuat aku semakin termotivasi. Walaupun aku jarang sekali suka sama anime sport , entah mengapa jadi suka baik cerita yang didalamnya mengandung komedi dan sedikit romantis.  Anime yang dalam manganya mempunyai jilid 31, animenya 101 episode, dan 4 layar lebarnya yang di karang oleh Takehiko Inoue bercerita tentang Tim Bola Basket dari SMA Shouhoku yang diproduksi oleh TV Asahi dan Toei Animation. Slam Sunk muncul pada manga Shounen Weekly, Di Jepang, komiknya diterbitkan oleh Shueisha dari tahun 1990 hinga 1996, sementara di Indonesia diterbitkan oleh Elex Media Komptindo. Sebelum diterbitkan Elex, komik ini pernah pula diterbitkan oleh Rajawali Grafiti. Sinopsis : Berawal dari Hanamichi Sakuragi yang tidak suka dengan basket karena perempuan ke 50 yang menolaknya, dan mengatakan dia lebih menyukai pria yang suka dengan bas