Mudik Sehat ala Kemenkes

 
Mudik merupakan tradisi masyarakat Indonesia kembali ke kampung halaman untuk bertemu sanak saudara dan menjalin silaturahim dengan saudara dan kerabat di kampung halaman. Mudik Lebaran bukan hanya menjadi tradisi di Indonesia, tapi mudik juga dialami oleh negara Asia lainnya seperti Malaysia, Bangladesh dan lain-lain. Masyarakat rela berdesak-desakan serta macet panjang agar bisa melaksanakan tradisi pulang ke kampung halaman dan bersilahturahmi bersama keluarga pada saat Idul Fitri.

Kemenkes bersama Blogger Kesehatan

Di Kampung Rambutan, Menteri Kesehatan Ibu Nila Moelek 04 Juni 2018 sedang melihat-lihat keadaan Terminal Kampung Rambutan, berbincang-bincang dengan para pengemudi, dan melihat fasilitas apa saja yang telah disiapkan di temani oleh Lurah Kampung Rambutan yaitu Dwi Widiastuti dan Kepala Terminal Kampung Rambutan Emral August. Terminal Kampung Rambutan merupakan salah satu terminal terpadat jika musim mudik, terutama terminal dengan jurusan berbagai daerah Jawa Barat. 

Banyak cara masyarakat untuk mudik dengan cara memakai jasa transportasi umum baik udara, laut, dan darat ataupun memiliki kendaraan roda dua maupun roda empat. Kemenkes, memberikan 15 tips tentang mudik sehat, Aman, dan Selamat baik untuk Pemudik, Pengemudi, dan masyarakat umum.

1.      Siapkan fisik yang sehat dan prima sebelum mudik.
2.      Periksa kondisi kelayakan kendaraan.
3.      Tidak meminum obat-obatan atau minuman yang menyebabkan kantuk sebelum dan selama mengemudi.
4.      Beristirahatlah selama 15 menit setiap 4 jam mengemudi.
5.      Jangan paksakan mengemudi bila sudah lelah atau mengantuk.
6.      Displin dan patuh kepada rambu lalu lintas.
7.      Kendaraan tidak melebihi muatan.
8.      Kendalikan kecepatan kendaraan pada saat jalanan rusak, bergelombang, saat hujan, dan cuaca buruk.
9.      Gunakan masker dan lindungi diri dari polusi udara.
10.   Jangan mengkonsusi makanan atau minuman dari yang diberikan oleh orang tidak dikenal
11.   Cuci tangan pakai sabun dan air mengalir pada sebelum makan.
12.   Konsumsi makanan dan minuman yang sehat.
13.   Buanglah sampah pada tempatnya.
14.   Tidak membuang air kecil/besar sembarangan, gunakan toilet yang telah disediakan, dan
15.   Bila sakit, manfaatkan pos kesehatan terdekat.

Gerakan Pengemudi Sehat (Gemes) adalah gerakan yang mengajak para pengemudi untuk untuk tetap sehat dari persiapan sebelum berangkat mudik, sehat dijalan, dan selamat sampai tujuan. Yang diperlukan dari pengemudi adalah :

H Hindari kendaraan pada kondisi tubuh tidak sehat, ngantuk, dan kelelahan.

E Enyahkan asap rokok dan alkohol terutama jika akan berkendara.

B Beri pertolongan segera bila terjadi kecelakaan.

A Ayo makan sehat, minum air, dan istirahat yang cukup.

T Taati peraturan.
  
Kecelakaan berlalulintas menurun dari tahun 2016-2017, karena komitmen Pemerintah saat ini  adalah tidak boleh ada kemacetan di jalan tol dan zero accident pada angkutan umum. Maka, Kementerian Kesehatan menyiapkan pos kesehatan di setiap terminal, pelabuhan, dan menyediakan layanan darurat melalui 119.

Jangan lupa, pada saat di kampung halaman harus memperhatikan kesehatan juga karena asupan makanan yang di sajikan pada hari raya jarang sekali ada buah dan sayur. Dan Kementrian juga berpesan agar masyarakat menjaga asupan makanan dengan cara :
1.      Membatasi konsumsi gula, garam, dan lemak.
2.      Tetap berperilaku hidup bersih dan sehat di hari raya.
3.      Pastikan sayur dan buah-buahan ada pada saat hidangan lebaran.
4.      Dan tetap jaga kebugaran dengan rutin melakukan aktivitas fisik 30 menit sehari.
Selamat mudik, tetap sehat dan selamat sampai tujuan dan selamat berkumpul bersama keluarga.

Komentar