Langsung ke konten utama

Belajar Science di Anime DR Stone



Hallo teman-teman! Sebelum aku membahas anime jadul (jaman dulu) lagi, aku membahas anime yang aku tonton akhir-akhir ini. Seperti judul yang di atas, aku akan membahas anime DR Stone. Filmnya, rekomen banget karena menurut aku film bergenre Fantasi dan komedi.
Biasakan, aku selalu memprediksi anime dengan seri 24 episode akan menjadi anime yang membosankan. Karena, menjelaskan secara ilmiah dan proses juga nama jamur yang beracun dan tidak. Dan ternyata, semua terbantahkan karena ada unsur komedi di anime ini.
Awalnya sih, aku ga lihat genrenya apa tahu-tahu ada di laptop aku dan entah kapan aku download ini anime. Karena aku selalu men-download anime berdasarkan rating di myanimelist. Daripada berlama-lama dan kalian akan bosan sama tulisan aku, lebih baik aku langsung menceritakan animenya seperti apa.


Sinopsis :

3700 tahun setelah kilatan cahaya misterius mengubah umat manusia menjadi batu, seorang remaja jenius bernama Senku Ishigami bangkit dan menemukan dirinya di dunia tempat di mana semua jejak peradaban manusia telah terkikis oleh waktu. Senku yang menyadari bahwa dirinya dibangkitkan dengan asam nitrat, menghidupkan kembali temannya yang bernama Taiju Oki dan teman sekelas mereka Yuzuriha Ogawa untuk membangun kembali peradaban mereka. Namun, Senku juga menghidupkan kembali seniman bela diri Tsukasa Shishio, yang menentang niat Senku dan memutuskan untuk menciptakan dunia baru yang bebas dari korupsi ala generasi lama. Kejadian tersebut meningkat menjadi Perang Batu antara Kerajaan Ilmu Pengetahuan pimpinan Senku, yang mendapatkan sekutu yaitu suku manusia yang rupanya adalah keturunan ayahnya dan lima astronaut yang kembali ke Bumi setelah proses pembatuan, dan Kekaisaran Kekuatan yang didirikan Tsukasa dengan cara menghidupkan kembali orang-orang kuat yang menjadi batu. Setelah Kerajaan Ilmu Pengetahuan Senku menang, mereka akhirnya menghadapi musuh baru, sebuah suku yang dikenal sebagai Kerajaan Pembatuan, yang memiliki perangkat yang digunakan untuk mengubah dunia menjadi batu 3700 tahun yang lalu.

Anime yang beradaptasi dari majalah Weekly Shonen Jump ini,  pada tanggal 19 November 2018. Diproduksi di TMS Entertaiment, yang di sutradari oleh Shinya Lino ditulis oleh Penulis Skenario Yuichiro Kido dan design karakter oleh Yuko Iwasa. DR Stone yang di produksi dalam 24 episode ini, dengan diringi dengan soundtrack yang enak di dengar. Soundtrack yang ada di DR Stone antara lain, opening pertama Good Morning World! oleh Burnout Syndromes, endingnya Life oleh Rude-α.  Opening kedua Sangenshoku oleh Pelican Fanclub, dan endingnya Yume No Youna" yang dibawakan oleh Saeki YouthK.

Anime yang diproduksi pada tanggal 5 Juli sampai dengan 13 Desember 2019, yang di adaptasi dari manga (komik) yang ditulis oleh Riichiro Inagaki dan diilustrasikan oleh Boichi. Dari segi visual, aku suka banget di tambah alur ceritanya. jadi, Senku akan menjelaskan sejelas-jelasnya dengan bahasa yang sederhana sehingga para penikmat anime DR Stone mengerti apa yang di jelaskan.
Sekilas, tokoh Senku ini mirip sekali sama salah satu  tokoh anime di Eyeshield 21. Yang lahir tahun 90an pasti tahu, siapa yang aku maksud. Kekurangan anime ini terlalu panjang dan bertele-tele. Karena tujuan Senku ingin berperang dengan Shishio, tetapi malah terlalu panjang untuk mempersiapkan peperangan tersebut.

Berikut ini beberapa seiyuu atau dubber dari DR Stone:

1. Senku Seiyuu Kobayashi Yuusuke
2. Chrome Seiyuu Satou Gen
3. Kohaku Seiyuu Numakura Nanami
4. Shishiou Tsukasa Seiyuu Nakamura Yuuichi
5. Ooki Taiju Seiyuu Furukama Makoto
6. Asaragi Gen Seiyuu Kawanishi Kengo
7. Suika Seiyuu Takahashi Karin
8. Ogawa Kuzuriha Seiyuu Ichinose Kana
9. Kaseki Seiyuu Mugihito
10. Ruri Seiyuu Ueda Raina

Nah, gimana teman-teman atas penjelasan aku tentang anime ini? Semoga kalian suka ya sama animenya, karena ini rekomend banget untuk teman-teman sekalian belajar sciene lho. Tunggu tulisan aku selanjutnya, jika kalian suka nanti aku bahas anime lagi.









Komentar

no name mengatakan…
Dr. Stone seharusnya tayang di tv Indo biar para bocah tertarik ama sciene

Postingan populer dari blog ini

Tantangan Ibu Millenial dalam Mengasuh Anak

Yuhu, apa kabar semuanya? Semoga kalian baik-baik saja ya… Ada info terbaru untuk kalian khususnya ibu-ibu Millenial, untuk menciptakan generasi emas. Pada masa pandemic ini, ibu-ibu sangat dianjurkan untuk melindungi anaknya dengan cara memberikan protocol kesehatan. Anak-anak diajarkan untuk membersihkan tangan, tidak hanya membersihkan tangan pada saat sebelum dan sesudah makan saja tetapi setelah beraktivitas di luar. Tidak harus masa pandemic saja ya, dalam kehidupan sehari-haripun seperti itu. Agar anak kita terhindar dari virus dan penyakit, dan menciptakan hidup yang lebih sehat. Tanggal 11 Agustus 2020, aku ikut Webinar di aplikasi Zoom dengan tema “Mencetak Ibu Millenial Pembangun Generasi Emas 2045 di Era Pandemi Covid 19”. Dengan narasumber sbb : -         Hj Khofifah Indar Parawansa,   Ketua Umum PP NU -         Dr Hj Erna Yulia Soefihara,   Ketua   VII PP NU -         Media   Octariana, MCN Asisten Deputi Ketahanan Gizi KIA -         DR. dr. TB. Rachmat Sa

Slam Dunk : Anime Sport Sepanjang Masa

Slam Dunk adalah anime yang membuat aku menjadi lebih bersemangat lagi, sikap pantang menyerah, percaya diri, dan tidak takut kepada musuh membuat aku semakin termotivasi. Walaupun aku jarang sekali suka sama anime sport , entah mengapa jadi suka baik cerita yang didalamnya mengandung komedi dan sedikit romantis.  Anime yang dalam manganya mempunyai jilid 31, animenya 101 episode, dan 4 layar lebarnya yang di karang oleh Takehiko Inoue bercerita tentang Tim Bola Basket dari SMA Shouhoku yang diproduksi oleh TV Asahi dan Toei Animation. Slam Sunk muncul pada manga Shounen Weekly, Di Jepang, komiknya diterbitkan oleh Shueisha dari tahun 1990 hinga 1996, sementara di Indonesia diterbitkan oleh Elex Media Komptindo. Sebelum diterbitkan Elex, komik ini pernah pula diterbitkan oleh Rajawali Grafiti. Sinopsis : Berawal dari Hanamichi Sakuragi yang tidak suka dengan basket karena perempuan ke 50 yang menolaknya, dan mengatakan dia lebih menyukai pria yang suka dengan bas