Langsung ke konten utama

Yuru Camp : Anime Bercerita Tentang Perkemahan



Hallo, di sini aku mau rekomendasi anime yang bagus untuk kalian terutama yang berhubungan tentang kegiatan di alam. Tidak banyak anime yang membahas tentang kegiatan alam, dan aku baru menemukan anime ini. Jika kalian, mengetahui anime yang bertema tentang kegiatan alam lainnya bisa rekomendasikan ke aku di kolom komentar ya..

Anime ini berjudul Yuru Camp, anime yang tayang pada musim dingin pada tanggal 4 Januari sampai dengan 22 Maret 2018. Yuru Camp di produseri oleh  Sotsu, AT-X, Sony Music Communications, MAGES., 81 Produce, BS11, FuRyu, Crunchyroll SC Anime Fund. Di produksi studio C-Station di sutradari oleh Kyougoku Yoshiaki, dengan genre Slice of Life dan Comedy dengan 12 episode dengan ost dibuka oleh Asaka berjudul Shiny days dan ditutup oleh Eri Sasaki berjudul Fuyu Biyori.


Sipnosis

Liburan yang sempurna untuk sebagian besar gadis  mungkin remaja adalah liburan dengan orang yang mereka cintai, tapi Rin Shima untuk menghabiskan hari liburnya dengan berkemah sendirian di bawah Gunung Fuji. Dari mendirikan tenda hingga mengumpulkan kayu bakar, dia selalu melakukan segalanya sendiri, dan tidak memiliki rencana untuk meninggalkan dunia soliter kecilnya.

Namun, pada saat berkemah Rin dikejutan ketika Nadeshiko Kagamihara yang hilang terpaksa menginap di perkemahan. Awalnya berniat untuk melihat pemandangan Indah Gunung Fuji untuk dirinya sendiri, rencana Nadeshiko gagal dan akhirnya tertidur di dekat perkemahan. Sendirian dan tanpa pilihan lain, dia mencari bantuan orang lain di dekatnya. Terlepas dari perkenalan mereka yang terburu-buru, kedua gadis itu tetap menikmati malam yang dingin bersama, makan ramen dan duduk di dekat api unggun agar mereka tetap hangat. Dan bahkan setelah kakak Nadeshiko akhirnya menjemputnya malam itu, kedua gadis itu diam-diam merencakan perjalanan berkemah lain bersama.

Pemeran          Pengisi Suara

Shima Rin            Touyama Nao

Kagamihara Nadeshiko     Hanmori Yumiri

Inuyama Aoi     Toyosaki Aki

Oogaki Chiaki     Hara Sayuri

Saitou Ena     Takashi Rie

Kagamihara Sakura     Inoue Marina

Toba Minami     Itou Shizuka

Narator dan Kakek Rin     Ootsuka Akio

Inuyama Akari     Matsuda Risae


Review

Alur ceritanya agak sedikit melambat dan puncak komedinya ada di pertengahan episode, ada narator yang menjelaskan tentang berkemah yang baik dan benar. Dan, lebih mengejutkan lagi di kasih tips resep yang enak (tapi sayang yang ditampilakan daging babi). Karakter cowo, hanya Kakeknya Rin dan Bapaknya Nadeshiko saja. Habis nonton ini, jadi kangen ngecamp huhuhuhu....

Nah, bagaimana teman-teman pasti kalian ingin menontonnya ya? Nilai persahabatannya cukup kental lho di sini, sebelumnya Rin yang hanya ingin berkemah sendirian akhirnya mau berkemah dengan Nadeshiko, Inuyama, Chiaki, dan Ena.

Btw ternyata ada Yuru Camp season keduanya lho, rilisnya tahun 2021 tapi ga tahu dibulan apa. Jika sudah keluar, nanti aku tulis lagi ya...

Sampai jumpa di review anime selanjutnya...


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan Ibu Millenial dalam Mengasuh Anak

Yuhu, apa kabar semuanya? Semoga kalian baik-baik saja ya… Ada info terbaru untuk kalian khususnya ibu-ibu Millenial, untuk menciptakan generasi emas. Pada masa pandemic ini, ibu-ibu sangat dianjurkan untuk melindungi anaknya dengan cara memberikan protocol kesehatan. Anak-anak diajarkan untuk membersihkan tangan, tidak hanya membersihkan tangan pada saat sebelum dan sesudah makan saja tetapi setelah beraktivitas di luar. Tidak harus masa pandemic saja ya, dalam kehidupan sehari-haripun seperti itu. Agar anak kita terhindar dari virus dan penyakit, dan menciptakan hidup yang lebih sehat. Tanggal 11 Agustus 2020, aku ikut Webinar di aplikasi Zoom dengan tema “Mencetak Ibu Millenial Pembangun Generasi Emas 2045 di Era Pandemi Covid 19”. Dengan narasumber sbb : -         Hj Khofifah Indar Parawansa,   Ketua Umum PP NU -         Dr Hj Erna Yulia Soefihara,   Ketua   VII PP NU -         Media   Octariana, MCN Asisten Deputi Ketahanan Gizi KIA -         DR. dr. TB. Rachmat Sa

Belajar Science di Anime DR Stone

Hallo teman-teman! Sebelum aku membahas anime jadul (jaman dulu) lagi, aku membahas anime yang aku tonton akhir-akhir ini. Seperti judul yang di atas, aku akan membahas anime DR Stone. Filmnya, rekomen banget karena menurut aku film bergenre Fantasi dan komedi. Biasakan, aku selalu memprediksi anime dengan seri 24 episode akan menjadi anime yang membosankan. Karena, menjelaskan secara ilmiah dan proses juga nama jamur yang beracun dan tidak. Dan ternyata, semua terbantahkan karena ada unsur komedi di anime ini. Awalnya sih, aku ga lihat genrenya apa tahu-tahu ada di laptop aku dan entah kapan aku download ini anime. Karena aku selalu men-download anime berdasarkan rating di myanimelist. Daripada berlama-lama dan kalian akan bosan sama tulisan aku, lebih baik aku langsung menceritakan animenya seperti apa. Sinopsis : 3700 tahun setelah kilatan cahaya misterius mengubah umat manusia menjadi batu, seorang remaja jenius bernama Senku Ishigami bangkit dan menemukan diri

Slam Dunk : Anime Sport Sepanjang Masa

Slam Dunk adalah anime yang membuat aku menjadi lebih bersemangat lagi, sikap pantang menyerah, percaya diri, dan tidak takut kepada musuh membuat aku semakin termotivasi. Walaupun aku jarang sekali suka sama anime sport , entah mengapa jadi suka baik cerita yang didalamnya mengandung komedi dan sedikit romantis.  Anime yang dalam manganya mempunyai jilid 31, animenya 101 episode, dan 4 layar lebarnya yang di karang oleh Takehiko Inoue bercerita tentang Tim Bola Basket dari SMA Shouhoku yang diproduksi oleh TV Asahi dan Toei Animation. Slam Sunk muncul pada manga Shounen Weekly, Di Jepang, komiknya diterbitkan oleh Shueisha dari tahun 1990 hinga 1996, sementara di Indonesia diterbitkan oleh Elex Media Komptindo. Sebelum diterbitkan Elex, komik ini pernah pula diterbitkan oleh Rajawali Grafiti. Sinopsis : Berawal dari Hanamichi Sakuragi yang tidak suka dengan basket karena perempuan ke 50 yang menolaknya, dan mengatakan dia lebih menyukai pria yang suka dengan bas