Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2018

Pekan Imunisasi Dunia: Capai Imunisasi Bersama dan Melindungi

Waktu saya masih kecil, saya sering di imunisasi di Posyandu dan Sekolah Dasar (SD). Kata guru saya, imunisasi yang saya lakukan itu mencegah penyakit campak dan polio, banyak dari teman-teman saya mengantri untuk menunggu giliran untuk di imunisasi. Dan sekarang saya mempunyai keponakan dan sadar akan kesehatan mereka, pada saat baru lahir berumur 12 bulan mereka selalu di imunisasi sesuai dengan waktu yang di tentukan. Imunisasi menyelamatkan anak-anak dari penyakit serta virus-virus yang mematikan. Hingga kini, masyarakat Indonesia masih belum anaknya untuk imunisasi karena adanya kekhawatiran tentang isu yang beredar. Isu-isu yang beredar di masyarakat antara lain berupa : isu halal-haram vaksin dan juga isu kandungan zat dalam vaksin serta takut sang bayi penyakitnya akan lebih parah bila sudah di imunisasi. Padahal, imunisasi dapat mencegah penyakit seperti : Hepatitis B, Campak, Polio, Rubella, Tetanus, Difteri, dll. Dan agak miris sekitar 19 juta anak di

Mengenal Lebih Dekat Malaria

Tanggal 25 April adalah hari Malaria Sedunia, Indonesia adalah Negara Endemik yang masih rentan akan penyakit Malaria. Saya di undang oleh BloggerCrony untuk memberikan sosialisasi malaria yang di paparkan oleh DR. Elizabeth Jane Soepardi Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Vektor & Zoonik. Walaupun 52% daerah di Indonesia sudah bebas dari Malaria tetap saja peran kita sebagai masyarakat harus mencegah penyebarannya. Malaria adalah penyakit infeksi disebabkan oleh parasit yang hidup dan berkembang biak dalam sel darah merah manusia yang ditularkan oleh nyamuk malaria ( Anopheles ) betina. Malaria dapat menyerang semua orang baik laki-laki ataupun perempuan dan semua golongan umur, bayi, anak-anak ataupun orang dewasa. Jenis-jenis Malaria : 1.       Malaria Tropika : disebabkan oleh Plasmodium falciparum dengan gejala demam yang timbul terus-menerus setiap hari. Jenis malaria ini bisa menjadi berat yang menyebabkan kematian. 2.       Malaria Tertian