Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2019

Bernostalgia dari Sinetron ke Film Layar Lebar Preman Pensiun

Masih ingat sama Kang Mus, salah satu tokoh sentral dari sinetron Preman Pensiun. Setelah Kang Bang menyatakan pension, Kang Mus melanjutkan tugas sebagai ketua preman menggantikan Kang Bahar. Cerita sinetron Preman Pensiun tentang sisi kelam kota Bandung yang menguasai daerah pasar, terminal, dan kaki lima. Sinetron Preman Pensiun mampu menjadi pusat perhatian bagi pecinta sinetron di Indonesia, karena latar cerita yang tidak biasa. Film Preman Pensiun, mampu mengobati rasa rindu para penggemar versi sinetron termasuk saya. Saya suka sama sinetronnya karena proses editing yang loncat-loncat dari scene satu dengan yang lain, dan juga karena cerita dan karakter-karakternya mengundang tawa para penontonnya. Sinopsis Di Film Preman Pensiun sambungan dari sinetronnya, mengisahkan tentang para pemainnya yang sudah hijrah dan ada beberapa yang masih menjadi preman terminal selama tiga tahun. Gobang (Dedi Moch Jamasari)kembali ke pasar setelah tiga tahun pulang untuk membuka us

Peringatan Hari Aids di Lapas Narkotika Cipinang

Pada tanggal 01 Desember adalah hari AIDS Sedunia, maka Kemenkes bersama Lapas Narkotika memperingati hari Aids di Lapas Narkotika Klas II A Cipinang dengan slogan “Saya Berani, Saya Sehat Ada Obat ada Jalan” pada tanggal 17 Desember 2018. Lapas Narkotika Kelas IIA mengajak para blogger, untuk memberitahukan kepada masyarakat bahwa di Lapas Cipinang merupakan salah satu Lapas yang sudah berhasil mengobati dan menekan angka kematian akibat AIDs. Narasumber yang hadir di Lapas adalah   : 1. Lilik Sujandi BcIP, SIP, MSi selaku Direktur Perawatan Kesehatan 2. Asep Sutandar, A.Md Ip, S.Sos, M.Si selaku Ketua Lapas 3. dr. Yusman Akbar H selaku Koordinator Dokter Lapas 4. dr..Wiendra Waworuntu selaku Direktur PML 5. Wesly selaku mantan Pecandu Narkoba dan juga ODHA Tahun 2018, penghuni di Lapas mengalami peningkatan sebesar 2.453 dari daya tampung 1.084 penghuni. Hal tersebut inilah, membuat fasilitas Lapas kurang memadai. Maka, pelayanan kesehatan yang diberikan t